Showing posts with label Music. Show all posts
Showing posts with label Music. Show all posts

Tuesday, September 25, 2007

Imogen Heap - Hide And Seek

Saya nggak ingat gimana awalnya saya bisa kenal sama artis yang satu ini. Tapi yang jelas saya terdampar di sebuah situs multimedia sharing yang kebetulan menyediakan lagu-lagunya dari album "Speak for Yourself". Di bagian commentnya, ada yang menyarankan track "Hide and Seek", jadi saya coba download dan dengarkan.

Saya sendiri nggak bisa memastikan genre lagu ini. Tapi dari sini, Imogen Heap dikategorikan sebagai artis Electronica, Alternative, Indie, Pop, Rock, Ambient. Hmm.. mungkin ambient itu yang paling pas.

Track ini tanpa musik. Hanya vokal yang diaransemen begitu rupa sehingga menjadi bentuk yang unik dan indah. Saya share lagu ini dengan seseorang.

"Iya, aneh. Cant tell which is end, which is beginning. Oddly comfortable", she said.

I said, "Peacefully exotic".

Dari lagu itu, dia mereferensikan Bjork karena kesamaan 'keanehan' lagu-lagunya ^^. Uniknya, meski sudah kenal Bjork semenjak SMP (atau SD, ya?) dari salah satu majalah musik terkemuka, baru kali ini saya dengar vokalnya dan lihat videonya, which is, keren banget (thanks yaaa ^^).

Well, back to this track. Kalau punya account di multiply, MP3 dan liriknya bisa Anda intip disini.

Enjoy :)

Friday, May 25, 2007

Deja vu (2006)

... anyone who tries to alter destiny will be destroyed.
Anyone who tries to stop it from happening will cause it to happen.

Itu adalah inti cerita dari film Deja vu (2006), film arahan sutradara Tony Scott.

Denzel Washington memerankan Doug Carlin, seorang agen ATF. Kemampuan analisanya yang tinggi dalam mengungkap sebuah kasus terorisme membuat Paul Pryzwarra (Val Kilmer), seorang agen FBI, melibatkannya dalam sebuah proyek rahasia.

Dikisahkan dalam film itu FBI memiliki teknologi yang dapat 'melipat' ruang dan waktu, yang memungkinkan mereka untuk menyaksikan secara paralel kejadian 4 hari yang lalu. Doug hanya memiliki waktu 3 hari untuk menggunakan teknologi ini dalam mengungkap pelaku terorisme yang menewaskan lebih dari 500 orang tersebut.

Sementara itu, polisi menemukan jenazah seorang wanita bernama Claire di lokasi ledakan. Dugaan sementara, Claire adalah salah satu korban tindak terorisme yang sedang mereka selidiki, mengingat luka bakar yang dideritanya. Namun hasil temuan Doug menyimpulkan bahwa Claire tewas sebelum terjadi ledakan, dan Doug menemukan benang merah kematian Claire dengan kasus yang sedang ia tangani.

Ini yang menyebabkan 'penelusuran masa lalu' yang ia lakukan bersama tim FBI dititik beratkan dengan 'mengintip' kehidupan Claire, 3 hari sebelum terjadi ledakan.

Doug dan FBI pada akhirnya memang berhasil menemukan pelaku terorisme dengan cara ini. Menggunakan teknologi teleportasi, Doug mengirimkan pesan ke masa lalu untuk mencegah terjadinya insiden tersebut. Namun usaha yang ia lakukan justru menyebabkan rekan kerjanya tewas, meski pada akhirnya sang teroris tertangkap.

Puas dengan apa yang dicari, petinggi FBI memutuskan untuk menghentikan proyek ini. Namun kasus kematian Claire yang masih belum terungkap membuat Doug nekat menggunakan mesin teleportasi, ditambah lagi adanya tanda-tanda penyelamatan yang mungkin pernah ia lakukan terhadap Claire di masa lalu.

Namun pada akhirnya memang harus ada pengorbanan besar dalam usaha mengubah masa lalu.

Comment :

Membaca ringkasan yang saya tulis diatas mungkin sebagian dari Anda membayangkan Deja vu sebagai sebuah film futuristis seperti The Matrix atau semacamnya. Tapi jangan bayangkan anda akan menemukan benda-benda aneh dalam film tersebut, kecuali teknologi FBI itu sendiri tentunya. Settingnya adalah present day dengan rentang waktu 4 hari sebelumnya. Yang banyak disuguhkan dalam film ini bukan teknologinya, melainkan drama kriminal pengungkapan sebuah kasus kejahatan terorisme.

Kepiawaian Danzel Washington di film ini masih belum luntur, seperti halnya saat dia memerankan tokoh pengacara dalam Philladelphia.

Terima kasih untuk Mas Heri yang sore kemarin datang ke saya dengan membawa film ini, dibundle dengan 2 episode terakhir serial Heroes :D.

Tapi serius, tagline 'save the cheerleader, save the world' di serial Heroes kurang lebih juga terjadi di film ini.

Sunday, April 29, 2007

Bic Runga - She Left on a Monday

She left on a Monday
She's a siren down the road
In your herringbone overcoat
That you don't expect to get back

And it's an ordinary sky
Today's like any other day
When all of the aeroplanes
Write her name in the clouds

And nothing's wrong
But it's already Sunday
And you know just how Sunday
Was the day that she would come around?

Go to her foolish man
What's the use of having pride if you don't have her?
She'll endure all she can
But you could make this easier on her

It's all like sinking
You're trying to stay afloat
Like a wind blown paper boat
Over uncharted sea

There's no question why
You're driving to kill some time
Racing the power lines
Back into town

Go to her foolish man
What's the use of having pride if you don't have her?
She'll endure all she can
But you could make this easier on her

Go to her foolish man
What's the use of having pride if you don't have her?
She'll endure all she can
But you could make this easier on her
Make this easier on her
Make this easier on her
Make this easier on her


Apakah memang akan terjadi Hari Senin?

Bic Runga - She Left on a Monday

Dream Theater - Superior

Oalaah.. jadi begitu ya? Selama ini yang saya kira Dream Theater itu ternyata Superior.


Gimana nggak bingung? Di album Dream Theater yang Train of Thought, track Stream Of Consciousness itu seharusnya instrumental yang durasinya 11 menit. Tapi di album koleksi saya (yang - tentu saja - bajakan), track itu ada vokalnya dengan durasi cuma 5 menit.

Setelah gugling berdasarkan potongan lirknya, akhirnya ketahuan bahwa lagu itu sebenarnya milik Superior, Be Mine dari album Younique (1998).

Tapi ternyata bukan cuma saya yang kecele'. Dari wikipedia,

Around 2003, when Train of Thought was released, in many file sharing networks Superior's album Younique was released as Train of Thought. Superior's music is very similar to Dream Theater's....

Sekarang yang jadi masalah adalah, dimana saya harus mencari track Stream Of Consciousness yang punya Dream Theater? Ada yang bisa bantu?

Btw, buat yang penasaran sama Be Mine-nya Superior, bisa dunlud disini (kalo ga bisa, ya apes :p)